March 15, 2014 at 12:39am
Melukai, membakarsemua jaringannya.
Tiada pertolongan yang sanggup mengusir panas yang tak terkira
Andai tumbuhan bisa bicara, daun bisa berkata
Mereka merintih...pedih...meratap dalam putus asa...
Memohon pertolongan Manusia...
Rintihan yang begitu memilukan
“Tolonglah aku....."
Segalanya telah kuberikan padamu
Apapun bagian dari tubuh untuk melindungimu..
Akarku melindungi tanah mu agar tetap subur
Ku tahan air supaya tidak merendam rumahmu...
Kau ambil batangku untuk kediamanmu....
Kuhasilkan udara segar untuk kau hirup...
Kulindungi engkau dari teriknya sang surya....
Aku tak kuat lagi....
Tak sanggup berkata...
Bisu dalam sekarat tubuhku....
Suara memilukan perlahan hilang....
Ditelan suara alam....suara percikan bara yang menyala...
Kesedihan yang memilukan mengiringi kepergiannya....
Manusia merusak pelindungnya dari panas terik, banjir
Yang tersisa kegersangan di hati dan jiwa.
Pekanbaru, Riau... dalam selimut asap.....
M3, 00.50, 15032014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar